Pejabat: Tol Pejagan-Cilacap bakal terhubung dengan Bandara Soedirman

dari empat alternatif rute yang disurvei oleh Jasa Marga, rute yang paling bagus nilai atau skornya adalah alternatif keempat, yakni dari “exit toll” Brebes Timur menuju Tegal, Bumiayu, Pekuncen, Ajibarang, Wangon, dan berakhir di Cilacap.

Purwokerto (ANTARA) – Jalan Tol Pejagan-Cilacap yang segera dibangun oleh pemerintah bakal terhubung dengan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Banyumas Purwadi Santoso.

“Sebenarnya acara kemarin (21/2) yang di Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), Jasa Marga beserta konsultan melaporkan bahwa sudah melakukan studi terhadap alternatif-alternatif rute, ada empat macam,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin.

Menurut dia, rapat yang digelar di Kementerian ATR itu melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Bina Marga dan Cipta Karya,
Kementerian PUPR, Dinas Bina Marga dan Cipta Karya, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah, dan empat kabupaten yang bakal dilewati jalan tol, yakni Brebes, Tegal, Banyumas, dan Cilacap.

Purwadi mengatakan dari empat alternatif rute yang disurvei oleh Jasa Marga, rute yang paling bagus nilai atau skornya adalah alternatif keempat, yakni dari “exit toll” Brebes Timur menuju Tegal, Bumiayu, Pekuncen, Ajibarang, Wangon, dan berakhir di Cilacap.

“Tetapi di tengah-tengah Ajibarang itu ada cabang ke Purwokerto, sampai ke Bandara Jenderal Besar Soedirman lewat selatan Purwokerto. Alternatif itu yang nilainya paling tinggi, sehingga itu kayaknya akan menjadi bahan keputusan selanjutnya karena Jasa Marga yang melakukan survei dan dia yang akan mengajukan diri sebagai pemrakarsa,” katanya.

Baca juga: Pemkab Pekalongan siap membangun rest area di Tol Pemalang-Pekalongan

Ia mengatakan alternatif rute Tol Pejagan-Cilacap itu sebenarnya hanya ada dua, yakni Tegal-Cilacap dan Tegal-Purbalingga-Purwokerto-Cilacap, sedangkan dua rute lainnya hanya pengembangan, yakni Pejagan-Cilacap dengan percabangan menuju Purwokerto serta Pejagan-Cilacap dengan percabangan menuju Purwokerto hingga Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga.

“Jasa Marga sudah tertarik, tinggal pemerintah bagaimana, itu yang pertama. Yang kedua, itu kan di dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 yang mengatur percepatan pembangunan di Jawa Tengah itu sudah disebut Tol Pejagan-Cilacap, sehingga berarti sudah merupakan program nasional,” katanya.

Kendati demikian, dia memperkirakan pembangunan Tol Pejagan-Cilacap paling cepat dilaksanakan pada tahun 2022 karena jika rencana tersebut ditindaklanjuti, langkah awal yang dilakukan adalah sosialisasi untuk menentukan rute pastinya, menyusun Detail Engineering Design (DED) termasuk kebutuhan tanah, dan sebagainya.

“Perkiraan saya tahun 2022, lebih cepat, lebih baik, biasanya kalau masuk Program Percepatan Nasional akan berlangsung cepat,” katanya.

Baca juga: Progres pembangunan Bandara Soedirman lampaui target

Sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husein mengharapkan Tol Pejagan-Cilacap akan mendongkrak investasi di Kabupaten Banyumas.

Selain itu, kehadiran jalan tol tersebut sangat dibutuhkan karena kondisi ruas jalan nasional yang menghubungkan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, dengan jalur pantura sudah tidak mampu menampung volume kendaraan yang cukup tinggi terutama pada masa libur lebaran.

antaranews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini