Data Tak Lengkap, Menhub Batal Rapat dengan Komisi V DPR RI

Jakarta

Komisi V DPR RI hari ini menjadwalkan Rapat Kerja dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk membahas penjelasan mengenai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun anggaran 2019. Namun, rapat itu dibatalkan lantaran data yang dibawa Kementerian Perhubungan dianggap belum lengkap.

“Kita sepakat dengan usulan anggota, Pak Menteri agar data ini dibenahi dulu bersama, supaya rapat nanti kita dapat gambaran yang komprehensif dan kita bisa bahas komprehensif pula. Baik kita tunda dan nanti akan kita undang lagi pada waktu yang akan datang, saya akhiri, mohon maaf bila ada hal yang tidak berkenan,” ujar Ketua Komisi V DPR RI Lasarus di ruang rapat Komisi V DPR RI, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Rencananya, rapat susulan akan digelar kembali setelah masa reses selanjutnya berlalu.


“Kita butuh data komprehensif terkait realisasi serapan anggaran dan apakah masih ada SILPA atau tidak pada tahun anggaran 2019 lalu, untuk itu rapat kita tunda, kita agendakan lagi setelah reses,” tambahnya.

Ditemui usai rapat, Budi menjelaskan ketidaklengkapan data terjadi karena undangan yang diterima pihak Kementerian Perhubungan hanya membahas SILPA. Namun, para anggota Komisi V meminta Kemenhub menyajikan data anggaran secara lengkap sekaligus untuk mengevaluasi pengeluaran sepanjang 2019.

“Mereka ingin datanya lebih detail, tapi undangannya cuma SILPA, jadi dipikir cuma SILPA,” kata Budi.

Sehingga, batalnya rapat tersebut terjadi hanya sekadar karena kesalahpahaman semata terkait penyajian data.

Simak Video “Menhub Prediksi Puncak Arus Balik Nataru 1 Januari 2020
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)

Source link

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini