Berharta di Atas USD 100 Miliar, 3 Orang Ini Bergelar Centibillionaire

Miliarder ketiga adalah bos grup LVMH alias Moet Hennessy – Louis Vuitton SE, Bernad Arnault, yang punya kekayaan USD 100,4 miliar atau Rp 1.469 triliun. Dirinya termasuk pendatang baru di klub centibillionaire ini.

Arnault menjadi centibillionaire ketika saham perusahaannya naik 2,9 persen menjadi 368,80 euro per lembar. Kekayaannya langsung naik USD 32 miliar atau Rp 456 triliun tahun ini.

Sebagaimana diketahui, Arnault menguasai separuh saham LVMH dan memiliki 97 persen saham Christian Dior. Kekayaannya saat ini setara dengan 3 persen ekonomi Perancis.

Namun, berbeda dengan Bezos dan Gates yang gemar mendonasikan harta mereka untuk kepentingan sosial, Arnault dinilai tidak sedermawan itu, padahal hartanya melimpah ruah. Ketika dirinya menyumbang pun, orang-orang melihatnya sebagai sensasi semata.

Hal itu dilakukannya ketika Katedral Notre Dame di Paris terbakar April kemarin. Dirinya menyumbang lebih dari USD 650 juta untuk rekonstruksi tempat ibadah tersebut. Namun, nilai tersebut masih dinilai sangat kecil dibanding kontribusi Gates ke yayasannya, Bill and Melinda Gates Foundation yang ditotal-total hampir mencapai USD 35 miliar.

Arnault juga sebenarnya memiliki yayasan sendiri, Louis Vuitton Foundation for Creation yang didirikannya pada 2006 lalu. Dia “hanya” menginvestasikan USD 140 juta di sana. Namun begitu, yayasan ini bergerak mendukung seni dan budaya kontemporer Perancis semakin berkembang.

Terlepas dari semua itu, dengan bertambahnya orang bergelar centibillionaire, dapat dipastikan kesenjangan sosial akan semakin kuat di masyarakat. Oleh karenanya, donasi yang dibuat para miliarder diproyeksikan mampu menekan kesenjangan tersebut.

Source link

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini