Jurus SKK Migas Genjot Performa Hulu Migas di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang 12 Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) pada 2020. Dalam lelang ini Kementerian ESDM me‎mberikan keleluasaan kontrak bagi hasil gross split atau cost recovery.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM Mustafid Gunawan mengatakan,‎ 12 blok migas yang dilelang terdiri dari 10 blok migas konvensional dan 2 blok migas non-konvensional.

“‎Untuk 2020, lelang wilayah kerja kita punya target 12 blok migas, kita sedang siapkan,” kata ‎ Mustafid, di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Kementerian ESDM akan memperioritaskan untuk melelang 10 blok migas konvensional terlebih dahulu. Dia memperkirakan pada Maret 2020 lelang tahap pertama bisa dilaksanakan.

“Sedang dipersiapkan berharap Maret atau April konvensional bisa dilelang, 10 blok dulu,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, pada lelang blok migas kali ini pemerintah memberikan keleluasaan bagi kontraktor kontrak kerjasama (KKKS), untuk memilih skema bagi hasil migas gross split atau cost recovery.

“Sisi teknis apakah cost recovery atau gross split terbuka tergantung evaluasi teknis,” tandasnya.

Source link

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini